Langkah Arema FC untuk mendatangkan marquee player dari Amerika Latin ternyata cukup serius. Kini proses perekrutan pemain bintang itu sudah sampai pada tahapan negosiasi nominal kontrak. Artinya, sudah ada satu pemain yang masuk dalam kriteria kebutuhan pelatih Aji Santoso.

“Sekarang dalam proses negosiasi harga. Sebelumnya banyak tawaran marquee player yang masuk. Tapi, sekarang sudah mengerucut jadi satu pemain,” kata Ruddy Widodo, General Manager Arema.
Seperti diberitakan sebelumnya, Arema ingin merekrut marquee player dari negeri kelas dua di Amerika Latin. Hal itu berarti bukan dari Argentina atau Brasil. Namun yang pasti, pemain tersebut dalam kondisi fisik yang masih bagus.
“Mungkin misi kami mendatangkan marquee player ini berbeda dengan klub lain. Arema butuh yang masih aktif bermain agar bisa menutupi celah di sektor gelandang serang atau striker yang dibutuhkan sehingga nantinya bisa mendatangkan sponsor lebih banyak jika penampilan Arema menanjak,” jelasnya.
Sementara klub lain, punya misi mendatangkan marquee player beserta sponsor baru secara instan. Sebab, marquee player dengan nama besar seperti Michael Essien atau Carlton Cole yang didatangkan Persib Bandung, bisa langsung menambah daftar sponsor.

“Kami tidak bermaksud menyindir klub lain karena misi setiap klub berbeda. Yang jelas, Arema butuh pemain yang tidak hanya mengandalkan nama besar. Tapi, juga masih punya stamina dan skill bagus dan sesuai kebutuhan tim,” ujar Ruddy.
Beberapa waktu lalu, Arema sempat dikaitkan dengan bintang asal Uruguay, Diego Forlan. Namun, manajemen menampiknya karena mantan pemain Manchester United ini berposisi sebagai striker murni. “Nanti saja kalau sudah deal harga, baru kami beri bocoran dari negara apa dan pernah main di mana,” kata Ruddy.
Saat ini manajemen Arema enggan memberikan informasi perihal marquee player karena tidak ingin terkesan terlalu berkoar-koar di media. Sebab, belum ada kepastian apakah pemain bidikan akan datang ke Malang.

Advertisements